Soal Sosiologi Kelas XI IPS semester ganjil 2012/2013

Mata Pelajaran    : SOSIOLOGI

Kelas                 : XI IPS

Tahun Pelajaran  : 2012/2013

 

  1. Berikut ini yang merupakan pengertian stratifikasi sosial yang benar adalah ….

a. susunan penduduk berdasarkan pendapatannya

b. penggolongan masyarakat secara bertingkat

c. pengelompokan masyarakat secara horizontal

d. penempatan individu dalam kelompok sosial

e. penyusunan kelompok atas dasar kebutuhan

 

2. Seseorang mempunyai pengaruh tertentu dalam masyarakat, sehingga dihormati akibat kedudukannya dalam masyarakat tersebut. Hal tersebut menunjukkan adanya pengertian ….

a. peranan sosial

b. status sosial

c. konflik sosial

d. hubungan sosial

e. pola sosial

 

3. Perhatikan hal berikut!

(1) Agama Islam

(2) Suku Sunda

(3) Pemimpin organisasi

(4) Pembantu rumah tangga

Berdasarkan hal di atas, yang termasuk dalam status sosial adalah ….

a. (1) dan (2)

b. (1) dan (3)

c. (2) dan (3)

d. (2) dan (4)

e. (3) dan (4)

 

4. Beberapa kriteria penggolongan masyarakat yaitu:

(1) Kekuasaan

(2) Kekayaan

(3) Penghargaan

(4) Kemampuan

Berdasarkan kriteria di atas, yang merupakan dasar pembentukan stratifikasi sosial adalah ….

a. (1) dan (2)

b. (1) dan (3)

c. (2) dan (3)

d. (2) dan (4)

e. (3) dan (4)

 

5. Kekayaan dapat digunakan untuk melakukan penggolongan masyarakat karena ….

a. merupakan suatu status yang harus diperjuangkan

b. diharapkan oleh seluruh individu dalam masyarakat

c. menuntut kemampuan individu untuk mencapainya

d. dapat dibuat tingkatan untuk setiap lapisan sosial

e. membentuk kelompok sosial yang berinteraksi

 

6. Penggolongan status pada masyarakat industri didasarkan atas ….

a. kekuasaan

b. kemampuan

c. kekayaan

d. pendidikan

e. keturunan

 

 

 

 

7. Berikut ini yang merupakan contoh status sosial yang didapat secara otomatis adalah ….

a. seorang siswa sangat rajin belajar sehingga ia naik kelas

b. anak dari seorang brahmana akan memiliki kasta brahmana

c. pedagang sayur keliling sekarang membuka toko sayuran

d. seorang camat karena prestasinya diangkat menjadi walikota

e. seorang siswa karena kemampuannya dijadikan ketua kelas

 

8. Kriteria penggolongan masyarakat yaitu:

(1) Kekuasaan

(2) Kekayaan

(3) Pendidikan

(4) Jabatan

(5) Keturunan

Berdasarkan kriteria tersebut, status yang cara memperolehnya tanpa

perlu diperjuangkan terlebih dahulu adalah nomor ….

a. (1)

b. (2)

c. (3)

d. (4)

e. (5)

 

9. Seorang anak raja otomatis akan menjadi putra mahkota yang kelak akan dinobatkan menjadi raja pula. Status sosial yang diperoleh oleh anak raja tersebut atas dasar ….

a. kekuasaan

b. kemampuan

c. keturunan

d. kekayaan

e. pengetahuan

 

10.Berikut ini yang merupakan pengertian strati􀅿 kasi sosial yang benar

adalah ….

a. susunan penduduk berdasarkan pendapatannya

b. penggolongan masyarakat secara bertingkat

c. pengelompokan masyarakat secara horizontal

d. penempatan individu dalam kelompok sosial

e. penyusunan kelompok atas dasar kebutuhan

 

11. Seseorang mempunyai pengaruh tertentu dalam masyarakat, sehingga

dihormati akibat kedudukannya dalam masyarakat tersebut. Hal tersebut

menunjukkan adanya pengertian ….

a. peranan sosial

b. status sosial

c. konflik sosial

d. hubungan sosial

e. pola sosial

 

12.Perhatikan hal berikut!

(1) Agama Islam

(2) Suku Sunda

(3) Pemimpin organisasi

(4) Pembantu rumah tangga

Berdasarkan hal di atas, yang termasuk dalam status sosial adalah ….

a. (1) dan (2)

b. (1) dan (3)

c. (2) dan (3)

d. (2) dan (4)

e. (3) dan (4)

 

13. Beberapa kriteria penggolongan masyarakat yaitu:

(1) Kekuasaan

(2) Kekayaan

(3) Penghargaan

(4) Kemampuan

 

 

 

Berdasarkan kriteria di atas, yang merupakan dasar pembentukan stratifikasi sosial adalah ….

a. (1) dan (2)

b. (1) dan (3)

c. (2) dan (3)

d. (2) dan (4)

e. (3) dan (4)

 

14. Kekayaan dapat digunakan untuk melakukan penggolongan masyarakat karena ….

a. merupakan suatu status yang harus diperjuangkan

b. diharapkan oleh seluruh individu dalam masyarakat

c. menuntut kemampuan individu untuk mencapainya

d. dapat dibuat tingkatan untuk setiap lapisan sosial

e. membentuk kelompok sosial yang berinteraksi

 

15. Penggolongan status pada masyarakat industri didasarkan atas ….

a. kekuasaan

b. kemampuan

c. kekayaan

d. pendidikan

e. keturunan

 

16. Berikut ini yang merupakan contoh status sosial yang didapat secara

otomatis adalah ….

a. seorang siswa sangat rajin belajar sehingga ia naik kelas

b. anak dari seorang brahmana akan memiliki kasta brahmana

c. pedagang sayur keliling sekarang membuka toko sayuran

d. seorang camat karena prestasinya diangkat menjadi walikota

e. seorang siswa karena kemampuannya dijadikan ketua kelas

 

17. Kriteria penggolongan masyarakat yaitu:

(1) Kekuasaan

(2) Kekayaan

(3) Pendidikan

(4) Jabatan

(5) Keturunan

Berdasarkan kriteria tersebut, status yang cara memperolehnya tanpa perlu diperjuangkan terlebih dahulu adalah nomor ….

a. (1)

b. (2)

c. (3)

d. (4)

e. (5)

 

18. Seorang anak raja otomatis akan menjadi putra mahkota yang kelak akan dinobatkan menjadi raja pula. Status sosial yang diperoleh oleh anak raja tersebut atas dasar ….

a. kekuasaan

b. kemampuan

c. keturunan

d. kekayaan

e. pengetahuan

19. Menurut Al Kroeber, yang termasuk ras Mongoloid adalah … .

a. Asiatic Mongoloid                          d. Samin Mongoloid

b. Alpine Mongoloid                           e. Veddoid Mongoloid

c. Negrito Mongoloid

 

20. Diferensiasi sosial merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan … .

a. penggolongan keturunan                 d. krtiteria-kriteria tertentu

b. tingkatan hierarkis                           e. ciri-ciri khusus

c. perbedaan sosial

 

 

 

 

 

 

 

21. Status sosial yang dicapai sebagai hasil usaha seseorang, disebut … .

a. ascribed status                                 d. close social status

b. assigned status                                e. open social status

c. achieved status

 

22. Orang yang menduduki lapisan sosial berbeda akan memiliki sesuatu yang berbeda, yaitu … .

a. kehormatan                                      d. sosial

b. simbol status                                   e. tata kelakuan

c. kekuasaan

23. Faktor utama yang mendorong golongan miskin melakukan mobilitas sosial adalah ….

a. status sosial

b. keadaan ekonomi

c. keterbatasan dana

d. rendahnya pendidikan

e. mencari lapangan kerja

24. Status sosial yang didapat melalui kelahiran disebut :

a. achieved stattus                               d. Ascribed status

b. assigned status                                e. Alligned status

c. archieve status

 

25. harapan terahdadap orang yang menduduki status, disebut…

a. peran                                                d. Norma

b. nilai                                                 e. Perasaan

c. kedudukan

 

Soal Semester Ganjil Klas X 2012/2013 (Sosiologi)

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SMA NEGERI 1 KUALA TUNGKAL

Alamat : Jalan Sriwijaya Kuala Tungkal

                                                Mata Pelajaran             : SOSIOLOGI

Kelas                            : X (3-9)

Tahun Pelajaran           : 2012/2013

 

  1. Pilihan Ganda
  2. Faktor utama yang mendorong lahirnya  ilmu sosiologi adalah ….

 

a. hilangnya masyarakat agraris di Eropa

b. perubahan-perubahan pada masyarakat Eropa dengan revolusi industri, politik   serta muncul kapitalisme dan perkembangan ilmu pengetahuan

c. peperangan antarnegara

d. kekuasaan Islam makin kuat di Eropa

e. ilmu pengetahuan tidak berkembang

 

 

  1. Ilmu yang didasarkan pada teori-teori yang sudah ada kemudian diperbaiki, diperluas, dan diperhalus adalah ilmu yang bersifat ….

a. empiris                                           d. nonetis

b. teoritis                                            e. Induktif

c. kumulatif

 

3. Ruang lingkup sosiologi adalah ….

a. sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain

b. lebih sempit dibandingkan ilmu sosial yang lain

c. lebih luas daripada ilmu sosial yang lain

d. tak menentu, kadang lebih luas kadang tidak

e. bergantung subjek yang menggunakannya

 

4. Gejala-gejala sosial yang muncul akibat pesatnya globalisasi adalah ….

a. meningkatnya jumlah penduduk

b. mundurnya teknologi

c. meningkatnya perilaku yang memicu gaya barat

d. pesatnya perdagangan

e. pesatnya kriminalitas

 

5. Orang yang pertama kali mengadakan studi sosiologis adalah ….

a. Max Weber

b. Emile Durkheim

c. Ibnu Khaldun

d. Auguste Comte

e. John Stuart Mill

 

6. Suatu studi sosiologi dikatakan ilmiah bila menempuh beberapa tahapan

di bawah ini, kecuali ….

a. perumusan masalah

b. pengkajian objek

c. perumusan hipotesis

d. pengumpulan dan analisis data

e. pengambilan simpulan

 

7. Menurut Emile Durkheim, objek kajian sosiologi adalah ….

a. proses sosial

b. hubungan sosial

c. kontrak sosial

d. fakta sosial

e. keadilan sosial

 

8. Objek kajian sosiogi menurut Max Weber adalah ….

a. kontrak sosial

b. komunikasi sosial

c. tindakan sosial

d. masalah sosial

e. fakta sosial

9. Suatu studi sosiologi dikatakan ilmiah bila menempuh beberapa tahapan di bawah  ini, kecuali ….

a. perumusan masalah

b. perumusan tujuan penelitian

c. perumusan hipotesis

d. pengumpulan dan analisis data

e. pengambilan simpulan

 

10.Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial, dan  perubahan sosial. Definisi ini dikemukakan oleh . . . .

a. Emile Durkheim                                  d. Soerjono Soekamto

b. Auguste Comte                                   e. Selo Soemardjan

c. Koentjaraningrat

 

11.Dalam mempelajari sosiologi, yang dipersoalkan bukan baik buruknya fakta tetapi penjelasan terhadap fakta-fakta. Sifat demikian disebut . . . .

a. empiris

b. nonetis

c. normatif

d. teoritis

e. kumulatif

 

12. Karena jasanya mengembangkan Soiologi di indonesia, bahkan melakukan berbagai studi di negara Erofa dan Asia, Putra Indonesia ini dinobatkan sebagai Bapak Sosiologi Indonesia. Beliua adalah….

a. JJ. Nasikun                                   d. Arif Rahman

b. Selo Soemardjan                                    e. Soelaeman Sumardi

c Imam Sujono

 

13. Nilai vital adalah segala sesuatu ….

a. menyangkut kebutuhan fisik manusia

b. yang berhubungan dengan perasaan dan insting manusia

c. mengenai hal-hal yang berguna untuk aktivitas dalam hidupnya

d. berasal dari proses berpikir yang teratur

e. yang berhubungan dengan kebutuhan rohani

 

14. Berikut ini termasuk nilai-nilai spiritual menurut Notonagoro, kecuali nilai ….

a kebenaran

b religus

c. moral

d material

e. keindahan

 

 

15. Berikut ini yang bukan menunjukkan ciri-ciri nilai sosial adalah ….

a. hasil interaksi antarwarga

b. keseragaman budaya

c. dapat ditularkan

d. berpengaruh pada pribadi

e. terbentuk melalui proses belajar

 

16. Hidup ini tidak menyenangkan tetapi manusia wajib berikhtiar agar hidup menjadi menyenangkan. Hal ini berkaitan dengan nilai hakikat ….

a. hubungan manusia dengan manusia

b. hubungan manusia dengan alam

c. hidup manusia

d. kedudukan manusia

e. karya manusia

 

 

 

 

17. Nilai estetika tercermin dalam hal-hal di bawah ini, kecuali ….

a. karya sastra

b. karya seni

c. lukisan

d. gedung mewah

e. arsitektur

 

18. Norma sosial yang daya mengikatnya paling kuat adalah ….

a. mores

b. usage

c. custom

d. folkways

e. norma agama

 

19. Ukuran-ukuran atau patokan-patokan yang dianut oleh masyarakat mengenai apa yang benar, pantas, dan luhur untuk dilakukan disebut . . . .

a. nilai                                          d. sistem norma

b. sistem nilai                            e. norma subjektif

c. norma

 

20. Sebagai ketua RT, Pak Didin selalu memberi penyuluhan dan petunjuk kepada       setiap anggota masyarakat untuk selalu hidup rukun agar persatuan dapat terbentuk.

Berdasarkan kasus di atas, Pak Didin memegang teguh nilai . . . .

a. etika                                         d. kemandirian

b. estetis                                     e. persatuan

c. kemanusiaan

 

21.Para siswi di SMA Tunas Mekar diharuskan mengenakan rok dibawah lutut dengan model sesuai  ketentuan sekolah. Peraturan ini sesuai dengan norma…

a. agama

b. kesopanan

c. kesusilaan

d. kebiasaan

e. adat istiadat

 

22. Sebuah masyarakat memandang kesuksesan hidup berdasarkan kekayaan yang diperoleh. Masyarakat seperti itu menjunjung tinggi nilai ….

a. sosial                            d. material

b. kerja keras                               e. spiritual

c. produktivitas

 

23.Nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga dan memengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu.Pernyataan ini menurut :

  1. Auguste Comte                                            d. Max. Weber
  2. R. MZ. Lawang                                             e. Kluckhon
  3. Arif Rahman

 

24. Yang tidak termasuk norma sosial adalah ….

a. Norma agama.

b. Norma kesusilaan.

c. Norma kesopanan.

d. Norma kebiasaan.

e. Norma Yunita

 

25.Orang Indonesia dianggap sebagai orang yang ramah-tamah, halus tutur katanya, dan tidak suka menyinggung orang lain. Kalau ini benar, maka bangsa Indonesia tergolong mengutamakan nilai ….

a. Matematika

b. gotong-royong

c. Rapor

d. etika atau kesopanan

e. estetika

26. Norma sosial yang sanksinya paling tegas dan pasti adalah ….

a. mores atau tata kelakuan

b. folkways atau kebiasaan

c. laws atau hukum

d. usage atau tata  cara

e. mode

 

27 Sumber nilai yang terletak di luar orang atau benda yang bernilai dinamakan….

a. ekstrinsik                                            d. material

b. intrinsik                                               e. imaterial

c. kultural

 

 

B. Jawab pertanyaan dengan jelas

  1. E, Ti, Ku, No, adalah ciri-ciri Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Tuliskan dengan lengkap dan jelas cari-ciri tersebut.

 

  1. Fak, De, Pri, adalah Paradigma dalam Sosiologi. Tuliskan degan lengkap dan jelas ketiga paradigma tersebut.

 

 

  1. Fu, Ko, Nis adalah teori dasar dalam Sosiologi. Tuliskan dengan jelas dan lengkap ketiga teori tersebut.

PROPOSAL KSANT SMA N 3 KUALA TUNGKAL

  1. A.     DASAR PEMIKIRAN

Sebagai asosiasi pendidikan dan salah satu agen sosialisasi, sekolah memiliki fungsi dan peran dalam usaha mencerdaskan bangsa.  Kecerdasan yang ditanamkan bukan hanya pada sisi intelektual semata, tetapi juga pada ranah emosional dan sipiritual.  Kematangan intelektual, emosional dan sipiritual menjadi landasan bagi terciptanya generasi  muda kompeten dan tangguh untuk menghadapi segala bentuk dan dampak perubahan. Disamping itu sekolah juga berfungsi  menanamkan nilai-nilai luhur dan karakter bangsa yang diharapkan menjadi alat dan sebagai tameng dalam menghadapi perubahan  sosial budaya yang terjadi.

Menurut teori sistem, masyarakat adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian–bagian yang disebut subsistem. Setiap bagian atau subsistem dalam  masyarakat  akan melakukan upaya reaksi dan adaftasi menghadapi perubahan yang berlangsung. Perubahan yang terjadi dapat disebabkan oleh  faktor yang datangnya dari luar atau eksogen maupun faktor dari dalam atau endogen.

Narkoba adalah salah satu faktor eksogen perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan. Perkembangannya mengikuti arus perkembangan globalisasi yang menyapu seluruh kawasan di dunia. Tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga di kota kecil bahkan sampai ke desa-desa. Pengaruh negatif yang ditimbulkannya bukan saja secara fisik tapi juga dari sisi mental bahkan sosial. Munculnya berbagai penyakit dan berkembangnya HIV/AIDS adalah merupakan dampak langsung dari narkoba. Pecandu narkoba umumnya menjadi individu dan kelompok yang sangat ketergantungan dengan barang itu dan dalam keadaan ekonomi yang semakin sulit karena untuk mendapatkannya harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang relatif besar. Bahkan lebih dari itu, mereka cenderung inklusif dan tertutup dengan lingkungan sosialnya. Sikap tertutup secara sosial memberi pengaruh negatif yang amat besar   bagi perkembangan kepribadian seorang anak. Karena lemahnya hubungan sosial  memancing prilaku seorang anak menjadi agresif dan cenderung tanpa kendali. Sehingga perilaku yang  ditampilkan selalu  tidak mematuhi nilai, norma atau kaidah sosial yang berlaku.

Lebih ironis lagi, korban dan pemakai bahkan pengedarnya saat ini banyak dari  kalangan remaja. Keterlibatan  remaja dalam narkoba   bukan hal yang baru. Bahkan di provinsi Yogyakarta,  pelajar SMA merupakan pemakai narkoba yang paling banyak dan menempati urutan pertama dalam pemakaian narkoba. Menurut catatan  Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional dari kurun waktu 2001 hingga 2012, usia pemakai  narkoba secara nasional cenderung mengalami penurunan hingga usia 9 tahun, bahkan banyak diantaranya yang masih sekolah (tribunnews.com: 12 September 2012).

Provinsi Jambi saat ini menduduki posisi ke 13 nasional dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Kabupaten Tanjung Jabung Barat  berada pada peringkat ketiga di Popinsi Jambi setelah Kota Jambi dan Kabupaten Bungo. Pintu masuk peredaran narkoba yang paling  utama adalah melalui jalur darat maupun  laut. Posisi kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai kota lintas jalur darat dengan jalan lintas timur menuju Riau hingga Aceh, maupun jalur laut dengan pelabuhan kapal menuju pulau Batam dan Kepulauan Riau bahkan sampai Singapura serta Malaysia. Menjadikan  kabupaten ini sebagai salah satu sasaran utama peredaran narkoba.

Lemahnya pengawasan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten ini menjadikan siswa sekolah rentan terhadap pengaruh narkoba. Keadaan ini membuat  sekolah, orang tua dan masyarakat semakin cemas karena, akibat yang bisa muncul dari peredaran narkoba adalah :

  1. Terganggu  proses belajar mengajar
  2. Menurun prestasi belajar
  3. Terganggu kesehatan baik fisik maupun mental
  4. Rusaknya tatanan sosial
  5. Muncul prilaku kriminal
  6. Muncul prilaku kasar dan berujung tindak kekerasan
  7. Bisa mengakibatkan perkelahian pelajar dan tawuran

Masalah tawuran siswa memang belum terjadi di kabupaten Tanjung Barat. Tetapi dengan perkembangan kehidupan yang semakin kompetitif serta warga masyarakat yang beragam dari sisi etnis dan suku merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya konflik horizontal.

Jika keadaan demikian tidak segera diantisasipasi  dan tanpa ada upaya untuk segera mencegah dan mengatasinya, baik peredaran narkoba maupun kemungkinan muncul perkelahian antar pelajar, maka semakin hari akan semakin  merusak generasi muda terutama siswa sekolah dan dunia pendidikanpun akan hancur.

  1. B.     UPAYA PENCEGAHAN :

Dibutuhkan suatu organisasi yang memadai untuk menyalurkan aspirasi dan bakat siswa ke arah positif  dalam  wadah yang dapat mengembangkan potensi setiap siswa  guna menghindari dan mencegah beredarnya Napza di kalangan siswa dan  perekelahian pelajar serta tindakan kriminalitas dan kekerasan yang mengarah kepada tawuran .

  1. C.      MANFAAT DAN TUJUAN :

C.1 MANFAAT :

  1. Agar siswa  tidak terjerumus ke dalam jurang kehancuran
  2. Agar siswa dapat mengisi waktu luang untuk kegiatan positif
  3. Menghindari kegiatan yang bersifat negatif dan tidak bermanfaat
  4. Agar siswa bisa meningkatkan prestasi dan mengembangkan bakat sesuai potensi yang dimiliki.

C.2 TUJUAN

  1. Menciptakan generasi yang beriman dan takwa
  2. Menciptakan generasi muda yang bebas dari pengaruh narkoba
  3. Mencipatkan kerukunan antar warga sekolah
  4. Membentuk kepribadian yang kreatif, mandiri dan bermoral serta berkarakter.
  1. D.     ORGANISASI DAN KEGIATAN

D.1 ORGANIASI :

Organisasi ini bernama  KSANT  singkatan dari : KOMUNITAS SISWA ANTI NARKOBA dan TAWURAN. Yang berada dibawah naungan program OSIS SMA Negeri 3 Kuala Tungkal.

D.2 KEGIATAN :

  1. Penyuluhan dan sosialisasi  Narkoba
  2. Menjalin kerjasama antar  sekolah  di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, membentuk organisasi di tingkat Kabupaten.
  3. Melakukan kegiatan pengembangan diri dan kerohanian
  4. Melakukan kegiatan pengabdian sosial sebagai wujud kesetiakawanan dan solidaritas sosial
  5. Melakukan kegiatan  bersama dengan sekolah lain  dalam pencegahan perdaran narkoba terutama di kalangan siswa dan lingkungan sekolah.
  1. E.      VISI dan MISSI

E.1. VISI :

CERDAS, TERAMPIL, BERKARAKTER , BEBAS  NARKOBA  DAN TAWURAN

E.2. MISSI :

  • Melaksanakan  kegiatan pelatihan untuk menciptakan                            siswa sebagai generasi yang cerdas dan tanggap dengan   lingkungan.
  • Membekali siswa dengan keterampilan agar dapat memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan bermanfaat.
  • Memberi kesempatan kepada siswa untuk berkembang  sesuai dengan minat dan bakatnya
  • Menyalurkan potensi siswa kearah kegiatan positif
  • Membantu siswa memanfaatkan waktu senggang dengan kegiatan yang poisitif dan bermanfaat
  1. F.      STRUKTUR ORGANISASI

PELINDUNG               : KEPALA SMA N 3 KUALA TUNGKAL

PENASIHAT               : Drs. JASMAN

  1. RASDIANTO, S.Ag

ARIANTO, S.Pd

INTYAS YULI ASTUTI, S.Pd

PEMBINA                   : RATNAWATI, S.Pd

ERIZA ARYUNI, S.Pd

BAKHTIAR, S.Pd.I

ZAIDAM MASRIL, S.Pd

SAFRIANSYAH, S.Pd

ANDAYANI, S.Pd

ASMAIDA, S.Pd

SRI WIDYANINGSIH, S.Pd

FIRDAUS, S.Pd.I

RIKA MIDAYANI, A, Md

ARIF RAHMAN, S.Sos

KETUA UMUM                       :  YOGA  MARCELINO

KETUA HARIAN 1                 :  SAIDAH

KETUA HARIAN 2                 :  ALUM NAZAR

SEKRETARIS                          :  RIRIN MEISYANTI

BENDAHARA                         :  NUR ADAWIYAH

BIDANG

  1.  PENYULUHAN DAN SOSIALISASI          : TRIONO

: SYAIFUL ANWAR

  1. PENGABDIAN SOSIAL                             : DENI

: IMAM FAUZAN

  1. PENGEMBANGAN DIRI DAN ROHANI  : HEFNI FADILAH

: WARDATUL ROHANI

  1. OLAH RAGA DAN SENI                           : FRANSISCUS BANO HARA

: AGY JULIANTO M

  1. G.     PROGRAM KEGIATAN
    1. Latihan  Ketrampilan Karya Inovatif dan Kreatif
    2. Latihan  Penulisan Karya Sastra; Puisi, dan Cerpen
    3. Latihan Menulis Karangan / Karya Tulis Ilmiah
    4. Latihan Manajemen dan Keorganisasian
    5. Latihan Kerohanian dan Keagamaan
  1. H.    SUMBER DANA

Sumber dana untuk menunjang program organisasi ini adalah :

  1. Donatur
  2. Sponsor yang sifatnya tidak mengikat
  1. I.       PENUTUP

Semoga masing-masing pihak yang memiliki wewenang, berkompeten dan peduli dengan masalah NAPZA dan TAWURAN,  dapat mendukung organisasi ini sepenuhnya.

Kuala Tungkal, 10  Oktoberr 2012

KOMUNITAS SISWA ANTI NARKOBA DAN TAWURAN (KSANT)

SMA NEGERI 3 KUALA TUNGKAL

KETUA UMUM

Y O G A    MARCELINO

SEKRETARIS

R I R I N   MELSAYANTI

MENGETAHUI

PEMBINA OSIS

RATNAWATI, S.Pd

NIP. 19831114 200904 2 003

An.  PEMBINA KSANT

ARIF RAHMAN, S.Sos

NIP. 19670222  200501  1004

MENYETUJUI

KEPALA SMA N 3 KUALA TUNGKAL

Drs.   M  U  L  H  A  N

NIP. 19590501 198903  1 005

Wakil Bidang Kesiswaan

H. RASDIANTO, S.Ag

NIP. 19760328 200701 1 005

PENGANTAR SOSIOLOGI (1)

MEMAHAMI SOSIOLOGI

Sosiologi mengkaji kehidupan masyarakat manusia beserta dengan segala dampaknya terhadap lingkungan. Baik itu lingkup masyarakat manusia dalam lingkup lecil/mikro (; keluarga) maupun dalam lingkup besar/makro (: Negara, dunia).

 

SUMBER SITILAH

Istilah sosiologi merupakan gabungan dari dua kata “socius” (bahasa latin), berarti teman atau kawan   dan Logios (Greek) berarti kata atau bicara.  Secara harfiah sosiologi berarti pembicaraan mengenai masyarakat.

 

SEJARAH RINGKAS

Sosiologi merupakan studi sistematis mengenai masyarakat manusia. Auguste Comte (1798-1857) pengarang buku     “ The course of positive  philosophy”  (1839-1842     ) membagi sosiologi menjadi dua bagian, yaitu sosiologi statis dan sosiologi dinamis.

Sosiologi  mempelajari semua bentuk hubungan social dalam masyarakat. Hubungan social tersebut bisa terkait dengan dimensi budaya, ekonomi, politik, sejarah dan psikologi masyarakat. Sosiologi memliki manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam awal kelahirannya, sosiologi dihadapkan pada tantangan untuk bisa menjawab pesoalan-persoalan yang muncul dalam masyarakat, yaitu : 1. Perubahan social dan factor yang dapat menjaga masyarakat untuk merajut kebersamaan meskipun di tengah arus perubahan.  2. Keragaman serta pertanyaan mengenai kesamaan dan perbedaan antara warga masyarakat; 3. Ketegangan /pertentangan antara penjelasan ilmiah mengenai kehidupan sosial di satu sisi dan disisi lain adalah tradisi, akal sehat dan opini public .

Menurut George Ritzer kekuatan yang mendorong lahir sosiolgi adlah :

  1. Revolusi politik (Perncis)
  2. Revolusi industry (inggeris) dan muncul kapitalisme
  3. Muncul sosioalisme
  4. Urbanisasi
  5. Perubahan keagamaan
  6. Pertumbuhan ilmu pengetahuan

Menurut Layendecker :

  1. Tumbuh kapitalisme  akhir abad XV
  2. Perubahan bidang social-politik
  3. Perubahan berkenaan dnegan Martin Luther
  4. Individuaisme meningkat
  5. Lahir ilmu pengetahuan modern
  6. Berkembang kepercayaan kepada diri sendiri.

Pengetahuan bisa dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu pengetahuan dan ilmu pengetahuan  (ilmiah). Pengetahuan diperoleh melalui tradisi, akal sehat, media atau pengalaman pribadi. Sedangkan ilmu pengetahuan diperleh melaui metode ilmiah.

Berdasarkan data yang digunakan, metode  penelitian  yang digunakan dalam sosiologi ada dua macam ; kuantitaif dan kualitatif.

Dilihat dari cara kerjanya, metode peelitian dalam sosisologi dibedakan menjadi : metode eksperimen, metoe survey/sigi, observasi partisipatif dan metode analisis sekunder.

Ada tiga pandangan yang berbeda mengenai pokok persoalan yang seharusnya dipeljari dalam sosiologi, meliputi : paradigma fakta social, defenisi social, perilaku social.  Saat ini ada kecenderungan ke arah keterpaduan ketiga paradigma tersebut.

Empat tingkat realitas social yang jadi pusat kajian sosisologi:

  1. Makro objektif
  2. Makro subjektif
  3. Mikro objektif
  4. Mikro subjektif

Makrokospik :

Makro-objektif : masyarakat hukum, birokrai, arsitektur, teknologi dan bahasa

Makro-subjektif : budaya, norma dan nilai

Mikrokospik :

Mikro-objektif : pola tingkah laku, tindakan dan iteraksi social

Mikro-subjektif : berbagai konstruksi sosial tentang realitas. 

 

HUBUNGANNYA

Paradigma fakta social : makro objektif dn makro subjektif

Paradigma  defenisi  social : mikro subjektif dan sebagian  mikro objektif (terutama yang terkait dengan proses mental).

Paradigma perilaku social : mikro objektif (khusus; tingkah laku sebagi hasil stimulus dari luar si pelaku). 

Konsep adalah symbol yang digunakan untuk memaknai realita social tertentu.

 

TEORI SOSIOLOGI

Teori  adalah pernyataan yang bertujuan menjelaskan masalah, tindakan atau perilaku masyarakat.

Ada 3 teori utama dalam sosiologi  yang berusaha menjelaskan realitas social :

  1. Structural fungsional (Structural –functional)
  2. Konflik social (social conflict)
  3. Interaksionisme simbolik       (  symbolic Interaction). Yang lain adalah spesialisasi dan perluasan dari yang tiga

itu.

Muncul perhatian sosiologi terhadap persoalan lingkungan tak lepas dari kesasdaran bahwa mutu hidup masyarakat pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan dimana masyarakat itu berada; dan sebaliknya, mutu lingkungan sangat dipengaruhi oleh pola kehidupan masyarakat.

Beberapa maslah lingkungan hidup yang muncul sebagai dampak dari pola lkeidupan masyarakat antara lain :

–         Laju pertumbuhan penduduk

–         Masalah air

–         Pencemaran udara

–         Berkurang alam bebas

–         Berkurang keaneka ragaman hayati

–         Pemanasan global

–         Menipisnya Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Budaya keberlanjutan  ekologis adalah cara hidup yang berusaha memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa membahayakan kelangsungan kehidupan generasi mendatang.

Budaya itu memiliki 3 strategi:

 1. Konsevasi sumber daya terbatas

 2. memperkecil pemborosan

 3. mengontrol pertumbuhan   

     penduduk 

 

Strategi budaya keberlanjutan ekologids diimbangi dengan perubhan nyata dalam diri tiap-tiap individu. Setiap  warga masyarakat perlu mengubah cara pandang dari cara hidup egosentrik (egocentric) ke arah cara hidup ekosentrik (ecocentric)

 

 

POKOK BAHASAN SOSIOLOGI

  1. Fakta sosial : Pola atau system yang memmpengaruhi cara mausia bertindak, berfikir dan merasa.
  2. Tindakan Sosial : Tindakan yang berorintasi pada dan ditujukan kepada orang lain
  3. 3.    Khayalan sosiologis : memahami apa yang terjadi dalam masyarakat dengan public issue dan personal trouble.
  4. 4.    Realitas social : Sebuah bentukan yangbterjadi karena proses social. HArus mampu melihat tembus dan meligat dibalik dalam rangka memahami fenomena yang ada.

 

MANFAATSOSIOLOGI       (MACIONIS : 1997)

  1. Sudut  pandang sosiologi menantang pemahaman yang lazim mengenai diri kita sendiri dan pihak lain. Dengan berfikir sosiologis kita bisa mengetahui bahwa gagasan-gagasan yang selama ini kita terima  sebagai kebanaran beloh jadi belum tentu benar.
  2. SUdut pandang sosiologis memampukan kita untuk menilai peluang-peluang dan hambatan-hambatan yang ada dalam kehidupan kita. Membantu kita memahami proses yang sesungguhnya terjadi dalam masyarakat. Kita bisa menempatkan diri lebih tepat dan mencapai tujuan dengan lebih efektif.
  3. Membantu kita menjadi partisipan yang aktif dalam masyarakat. Dengan memahami proses dalam masyrakat kita akankebih mampu berpartisipasi mengubah masyarakat.
  4. Membantu menghargai perbedaan umat manusia dan menyiapkan kita dalam menghadapi tantangan hidup dalam dunia yang plural. MEmmapukan kita berfikir kritis mengenai kekuatan dan kelemahan berbagai cara hidup  masayarakat, juga hidup kita sendiri.

 

PERAN SOSIOLOG

  1. Ahli riset (melakukan peneitian social, guna  memberi sumbangan pemikiran dan kritik  akan kebijakan  yang telah, sedang dan akan diambil).
  2. Teknisi. Terlibat dalam perencanaan dan pelaksanakan kegiatan masyarakat
  3. Guru  atau pendidik (transformasi ilmu sosilogi)
  4. Konsultan kebijakan . Memberi sumbang saran dan pemikiran akan setiap kebijakan yang diambil.

 

KONSEP-KONSEP PENTING DALAM  SOSIOLOGI

  1. Masyarakat : Socius (latin), Society (Ing), Syaroka , musayarrak(Arab) : Sekelompok individu yang memiliki kepentingan bersama dan memiliki budaya serta lembaga yang khas; sekelompok orang yang terorganisasi karena memiliki tujuan bersama. Sekelompok indivdiu hidup bersama dan realatif lama dalam suatu wilayah tertentu dan menghasilkan kaidah sebagai hail interaksi yang menjadi pedoan dalam perilaku bersama.
  2. Kebudayaan : Keseluruhan  hasil belajar brupa perilaku yang dapat diwariskan secara social, yang meliputi  gagasan-gagasan, nilai-nilai, kebiasaan dan benda kebudayaan  milik kelompok atau masyarakat . Karsa, karya dan cipta.
  3. Nilai Sosial : Gagasan kolektif tentang apa yang dianggap baik, penting, diinginkan, dianggap layak, sekaligus tentang yang tidak baik, penting, tak diinginkan dan tidak layak dalam sebuah masyarakat.
  4.  Norma Sosial : ukuran ideal perilaku manusia  yang memberikan batas-batas  bagi anggota masyarakat dalam mencapai tujuan hidupnya.
  5. Interaksi social : Proses hubungan antara dua pihak  yang ditandai oleh adanya aksi yang dijawab dengan reaksi.
  6. Sosialisasi : Proses dengan mana  seseorang memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan agar dapat berfungsi sebagai orang dewasa dan sekaligus sebagai pemeran aktif dalam satu kedudukan atau peranan tertentu di masyarakatnya.
  7. Perilaku menyimpang : Perilaku sseorang/kelompok orang yang dianggap melanggar standar perilaku atau  norma-norma yang berlaku dalam sebuah kelompok/masyarakat atau dianggap tidak menyesuaikan diri dengn kehendak umum masyarakat/kemlompok .
  8. Struktur Sosial  : Pola hubungan, kedudukan, jumlah orang yang memberikan kerangka bagi organisasi manusia, baik dalam kelompok kecil mapun keseluruhan masyarakat.
  9. Konflik Sosial : Proses social ketika orang-perorangan atau kelompok manusia berusaha utnuk memenuhi apa yang menjadi tujuannya dengan jalan menentang  pihak lain yang disertai  dengan ancaman dan/atau  kekerasan.
  10. Mobiitas social : Gerakan berpindah orang-perorang  dan kelompok melalui  melaluli ruang social dari satu kelas ke keals social lainnya.

11. Kelompok Sosial : Dua atau lebih orang yang memelihara pola hubungan yang stabil/tetap selama rentang waktu tertentu.

  1. Perubahan social:    perub ahan siginifikan yang terjadi sepanjang waktu dalam bentuk perilaku dan budaya, termasuk nilai-nilai dan norma-norma.
  2. Lemabag social :    Suatu system tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi keompleks-kompleks kebutuhan khsusus dalam kehidupan masyarakat

 

  1. Penelaitian Sosial : Upaya untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang berkenaan denagn fenomena social atau kemasyarakatan berdasarkan cara kerja logiko-empiris.

 

  1. Status : Posisi atau kedudukan social seseorang

 

  1. Peran : Harapan terhadap status yang diduduki oleh seseorang.

 

  1. Akokomodasi : (a)Keseimbangan interaksi antarindividu  atau antar kelompok yang berkaitan dengan nilai/norma yang berlaku (=akomodasi sebagai suatu keadaan).  (b) usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan untuk tercapainya suatu keseimbangan ( akomodasi sebagai proses).

 

  1.  Assimiliasi ; Usaha untuk mengurangi perbedaan  antar individu atau kelompok guna memcapai suatun kesepakatan berdasarkan kepentingan  dan tujuan bersama  dengan cara menyatupadukan prinsip dan budaya.

 

Referensi :

  1. Susvi Tantoro 2012
  2. F.H. Damanik 2010
  3. Kun Maryati & Juju Suryawati 2007
  4. Saptono & Bambang Suteng,S. 2007
  5. Waskito, M.Hum. 2006
  6. D. P Johnson. 1990